Minggu, 15 Februari 2015

Avocado Pie

Minggu pagi ini cuaca di kota tercinta sedang bersahabat..............(bersahabat dengan cucian sih>>> alias panas hehehe) yeay! kasian deh yang acara males2annya nggak didukung *hihihiii gagal tarik selimut sampe siang

Okelah, bangun^ ^
Rutinitas minggu pagi menunggu untuk diselesaikan. Maklumlah kami jauh hari memutuskan untuk tidak menggunakan  asisten rumah tangga. Selain karena alasan privacy, juga karena lebih puas kalo bisa beresin sendiri. Berbagi tugas dengan hubby sekalian melatih anak-anak agar terbiasa bertanggung jawab dengan urusan rumah. Meskipun, yaa masih dalam tahap merapikan sendiri kamar mereka lalu bantu ibunya jemur2 baju dan menyiapkan menu untuk hari itu. Tapi selalu ada acara yang ngga pernah ketinggalan kalo anak-anak lagi bantuin saya. Apalagi kalo bukan.........rebutan! Heheheheheeee.....begitulah dunia mereka. Happy.

Tenang anak-anaaaak.....setelah ini ibu bikinin kue yaaaa. Makasih udah mau bantu bapak ibu. Muuuuaaaaahhhhhh *cium sayang buat kalian berdua.

Untuk cemilan hari ini saya kok kepengen banget bikin makanan dari alpukat ya. Secara tiap pulang kerja liat alpukat yang mateng-mateng dijejer tukang buah pinggir jalan. Berhasil nih strategi ngomporinnya. Saya jadi pengen beli. Jadilah sekilo berpindah ke tangan saya. Wkwkwkwkwkw dasar ibu-ibu *sapa jugaaa yang ngomporin, situ aja cari alesan hihihiiiiii

Pasti enak kalo dibikin filling pie nih. yuk ah segera diwujudkan mimpinya *lebay

Menurut referensi yang pernah saya baca, alpukat tidak disarankan untuk dimasak diatas api. Bisa pait rasanya. Kalo gitu paling cocok dibikin vla saja, dimana alpukat bisa dicampurkan di step terakhir saat vla sudah diangkat dari atas kompor. Dan karena maunya saya daging buahnya ga lembut-lembut amat, jadi hanya saya haluskan menggunakan sendok, bukan blender. Ini supaya orang ga tanya lagi pie ini rasa apa karena terang-terangan udah kliatan alpukatnya. Gitu sih maksudnya.....
*hmmm emang penting yah

Ini niih setelah matang dan didinginkan. Untuk mempersingkat waktu, toppingnya hanya saya beri taburan coklat yang saya serut halus. Kenapa halus? supaya ga bisa diambilin coklatnya doang sama Lila hihihiiiiiiiii.......

Avocado Pie
Kulit pie saya kali ini agak accident dikit karena saya mau coba pake loyang biasa, bukan loyang pie bongkar pasang seperti yang biasa saya gunakan. Maksud hati sih pengen bentuknya bisa bulet tanpa gerigi ala pie yang sudah sering saya buat sebelumnya. Biar beda dikit gitu, tapiii ternyata jadi susah ngluarinnya dari loyang. Kebetulan juga loyangku dalem *hiks, nyesel. Inilah kalo ngeyel yah, udah tau  loyang bongpas dibuat pasti ada tujuannya. Kan kalo gini saya jadi ngerti #teteeppp bela diri heheheeee
Tapi secara keseluruhan pie ini enaaakkkk, kerasa banget alpukatnya, kulit pienya juga renyah dan gurih. Say Alhamdulillah..........terimakasih untuk rizkiMu hari ini.

Lagi-lagi merasakan indahnya menatap orang-orang tercinta lahap banget makannya. Capek pergi entah kemana 


Resep cekidot yaaaa

Avocado Pie
By Dapur Afdy

Kulit Pie :
250 gr Tepung Terigu protein sedang
125 gr Mentega ( bekukan di freezer)
1 sdm Gula pasir halus ( bisa diganti gula halus )
sedikit Garam ( karena saya pake mentega biasa bukan unsalted, jd garam dikit aja )
1 btr Kuning Telur
2 sdm Air matang



Cara :
Keluarkan mentega yang sudah dibekukan terlebih dahulu, lalu potong-potong menjadi beberapa bagian kotak kecil. Usahakan sesedikit mungkin memegang mentega agar tidak meleleh terkena suhu badan kita. Campur tepung terigu dengan gula pasir dan garam, masukkan potongan-potongan mentega. Proses dengan food processor sampai didapat hasil akhir campuran yang berbutir-butir (disebut adonan pasir). Apabila tidak ada food processor, bisa diganti dengan memakai 2 buah pisau untuk mencampur dan mencacah mentega sampai berbentuk butiran berselimut tepung (waktu yang dibutuhkan lebih lama). 

Masukkan kuning telur dalam adonan, lalu uleni dengan ujung jari sampai tercampur rata. Tambahkan air sedikit demi sedikit hanya agar tepung mudah digumpalkan jadi satu. Gumpalkan berbentuk bulat adonan dan tutup dengan plastik wrap. Diamkan di kulkas selama 30 menit.

Keluarkan dari kulkas, lalu gilas dengan rolling pin hingga ketebalan +/- 1 cm. Tata diatas loyang bongkar pasang, ratakan agar semua bagian tertutup dengan kulit. Jangan lupa untuk membuat tusukan2 kecil dengan garpu pada adonan di dasar loyang agar kulit pie tidak menggelembung. Bisa juga dengan menabur kacang tanah utuh di dasar pie, dan sisihkan kacang bila kulit pie telah matang (fungsi kacang hanya sebagai pemberat).
Panggang dengan api sedang selama 30 menit sampai kulit berwarna keemasan. Sisihkan.

Filling Pie ( Vla Alpukat ):
4 sdm Gula Pasir (bila susunya rasa plain)
2 buah Alpukat, haluskan
1 sdm Agar-agar putih
4 sdm Maizena
500 ltr Susu Cair
1/4 sdt Vanili bubuk
1 btr kuning telur


Cara : 
Bagi susu cair menjadi dua bagian dalam tempat terpisah. Pada tempat pertama, campur susu dengan maizena, agar-agar dan kuning telur. Aduk rata. Sisihkan.
Jerang susu dan gula ditempat kedua sampai muncul buih di pinggiran panci (hanya sampai kondisi hangat, tidak perlu sampai mendidih). Masukkan susu cair bagian pertama, aduk cepat sampai mendidih dan mengental. Angkat. Tambahkan alpukat yang sudah dihaluskan, aduk sampai rata.

Setelah uap hilang, tuang adonan vla kedalam pie. Dinginkan. Masukkan ke dalam kulkas untuk hasil yang lebih nikmat.






Minggu, 08 Februari 2015

Choco Devils Pie

Kangeeeeennnnn rasanya sama dapur....
*Begini ternyata jadi ibu-ibu yah, ga bisa jauh dari kompor dan teman2nya hehehehheeeee (galau kok sama kompor).

Ceritanya udah hampir dua minggu ini saya bener-bener nggak sempet beraksi di dapur. Kayaknya kok waktu berjalan sangaaaatt cepat. Sepulang kerja nyampe rumah tau-tau udah malem aja. Tinggal mainan bentar sama anak-anak trus ngladenin ngobrol bapaknya, bablas ketiduran dan bangun-bangun udah pagi *halaaaaahhhh ternyata sibuknya sibuk tidur^ ^

Diantara kesibukan saya #weh sok , yang bersliweran di benak adalah kepengen banget punya waktu bikin pie coklat. Hanya bisa menunggu Minggu dengan sabar........

Pas hari H yang ditunggu-tunggu, kok ya Alhamdulillah semua berjalan lebih baik dari rencana. Hubby sepagi itu udah menawarkan diri buat blanjain ke tukang sayur. Jadi saya tinggal nyatet, dan 30 menit kemudian blanjaan sampai hehehehe makasih.....*tepuk tangan. Ya sutralah, titip sekalian beliin bahan kue ya.......biar kenal sama yang namanya DCC (dark cooking chocolate) yang kebetulan lagi habis.

Selesai masak untuk menu hari ini, nonton tv bentar, lalu lanjut baking. Pie yang udah bersliweran di angan-angan harus segera dieksekusi (daripada cuma dipikirin mulu nih). Kali ini bekukan mentega dulu sesuai instruksi di resep, lalu untuk mempersingkat waktu saya pakai food processor mini untuk memproses mentega+tepung agar menjadi butiran-butiran seperti pasir. Alat andalan satu ini selalu berhasil bikin anak-anak tertarik rebutan mencet, sampai akhirnya salah satu jadi ngambek hihihiiii. Ini nih yang selalu saya rindukan, kehebohan masak di dapur bareng krucil-krucilku yang udah mulai gede. Hhhmmmmm.......whats amazing to be mom *peluk anak-anak.

Berikut tampilan pie hari ini, seneng banget karena coklat ganache nya liciiiiinnn dan mengkilat. Hiasannya lagi blajar yaa....lumayan kaaan *halah butuh pengakuan


Nyoklat bangeeetttt so yuuuummmmh!!!




 ~ mantab abeesss....~



Pie coklat ini aku kasih nama yang beda ya biar keyenn hehehee.....berikut resepnya,

Choco Devils Pie
By Dapur Afdy

Kulit Pie :
250 gr Tepung Terigu protein sedang
125 gr Mentega ( bekukan di freezer)
1 sdm Gula pasir halus ( bisa diganti gula halus )
sedikit Garam ( karena saya pake mentega biasa bukan unsalted, jd garam dikit aja )
1 btr Kuning Telur
2 sdm Air matang


Cara :
Keluarkan mentega yang sudah dibekukan terlebih dahulu, lalu potong-potong menjadi beberapa bagian kotak kecil. Usahakan sesedikit mungkin memegang mentega agar tidak meleleh terkena suhu badan kita. Campur tepung terigu dengan gula pasir dan garam, masukkan potongan-potongan mentega. Proses dengan food processor sampai didapat hasil akhir campuran yang berbutir-butir (disebut adonan pasir). Apabila tidak ada food processor, bisa diganti dengan memakai 2 buah pisau untuk mencampur dan mencacah mentega sampai berbentuk butiran berselimut tepung (waktu yang dibutuhkan lebih lama). 

Masukkan kuning telur dalam adonan, lalu uleni dengan ujung jari sampai tercampur rata. Tambahkan air sedikit demi sedikit hanya agar tepung mudah digumpalkan jadi satu. Gumpalkan berbentuk bulat adonan dan tutup dengan plastik wrap. Diamkan di kulkas selama 30 menit.

Keluarkan dari kulkas, lalu gilas dengan rolling pin hingga ketebalan +/- 1 cm. Tata diatas loyang bongkar pasang, ratakan agar semua bagian tertutup dengan kulit. Jangan lupa untuk membuat tusukan2 kecil dengan garpu pada adonan di dasar loyang agar kulit pie tidak menggelembung. Bisa juga dengan menabur kacang tanah utuh di dasar pie, dan sisihkan kacang bila kulit pie telah matang (fungsi kacang hanya sebagai pemberat).
Panggang dengan api sedang selama 30 menit sampai kulit berwarna keemasan. Sisihkan.

Filling Pie ( Vla coklat ):
125 gr DCC (potong kecil-kecil)
3 sdm Maizena
1 sdm Agar-agar putih
500 ltr Susu Cair
1/4 sdt Vanili bubuk
1 btr kuning telur

Cara : 
Bagi susu cair menjadi dua bagian dalam tempat terpisah. Pada tempat pertama, campur susu dengan maizena, agar-agar dan kuning telur. Aduk rata. Sisihkan.

Jerang susu ditempat kedua sampai muncul buih di pinggiran panci (hanya sampai kondisi hangat, tidak perlu sampai mendidih). Angkat dari kompor. Masukkan potongan DCC, aduk sampai larut dan tercampur rata. Masak kembali diatas kompor sampai mendidih, lalu masukkan susu cair bagian pertama, aduk cepat sampai mendidih dan mengental. Angkat. 

Setelah uap hilang, tuang adonan vla kedalam pie. Dinginkan.

Topping ( Coklat Ganache Siram ):
100 gr DCC (potong kecil-kecil)
125 ml Whipped Cream cair (bisa diganti susu cair)
1 sdm Mentega
1 sdm Minyak Goreng
1/2 sdm Agar-agar bubuk

Cara :
Hangatkan susu, angkat dari kompor. Masukkan potongan dcc, masukkan juga mentega, aduk sampai larut dan rata. Tambahkan agar-agar bubuk. Jerang kembali sampai hangat. Tambahkan minyak goreng. Aduk. Angkat dari kompor. Setelah uap hilang, siramkan keatas permukaan pie. Dinginkan dalam suhu ruang, lalu masukkan ke kulkas sampai adonan set. Hias topping sesuai selera.


.............Practice make perfect............
 







Minggu, 18 Januari 2015

Chicken Nugget

Bermula dari kesukaan anak-anak terhadap nugget untuk sarapan pagi, akhirnya bikin saya kepengen untuk bisa bikin sendiri. Sebenernya yang jadi tujuan utama saya untuk bikin sendiri ya memastikan bahwa yang dikonsumsi anak-anak memang terbuat dari bahan-bahan alami dan sehat. Kalau nugget beli kan kita nggak tahu komposisi sebenernya apa, trus bahan tambahannya apa saja. Jangan-jangan nggak semua bahan nih ditulis di ingredients, trus apa bener2 fresh gitu ya misal ayamnya, belum lagi pasti ada tambahan pengawetnya. Wah wah waaahhh....

Setelah tengok2 resep...ehhh ternyata bikin sendiri kok ya nggak susah yaaa. Langsung pengen dipraktekkan saat itu juga. Mumpung masih pagi, masih keburu beli bahan ke pasar. 

Resep ini mudah banget karena hanya mencampur bahan yang sudah ada, lalu dikukus. Masih dalam kukusan aja semua udah penasaran karena haruuummm sedeeeppp banget. Anak-anak sudah pada nggak sabar, baru 10 menit ngukus kata kakak 'Itu loh paling udah mateng buk....' hehehe ngences. Bapaknya lain lagi 'masak apa nih seger banget.......' sambil ngendus kompor. Inget Tom & Jerry kalo lagi cium bau masakan hahahhaaa



  Bener2 fresh yaa bahannya...telornya blum ikut mejeng



Setelah semua bahan dicampur, jadinya seperti ini
Setelah dikukus di loyang bulet
Celup di kocokan telor & tepung panir, lalu siap simpan ke freezer
Gorengan pertama, langsung diserbu ^ ^

Hhmmmm kok rasanya jadi tenang yah, kalo lagi suapin nugget bikinan sendiri. Ayamnya fresh, trus ada tambahan wortel segar....cukup menyehatkan. Lain kali mau bikin lagi ah....plus bayam (adek gak bakal nolak, mana tau kalo ada sayurnya hehehehhe)

Berikut resepnya, sudah saya modif sesuai bahan yang saya punya :) aslinya dari Nugget Ayam ala JTT

Chicken Nugget
By Dapur Afdy

Bahan :
500 gr Daging Ayam, haluskan (saya pilih bagian dada, lalu dilumat dengan food processor)
1 bh Wortel (parut halus agar tidak menyulitkan ketika nugget dipotong)
5 sdm Mayonaise (bisa diganti dengan saus putih bikinan sendiri)
3 btr Bawang Merah (resep asli pakai bawang bombay, parut kasar)
2 btr Bawang putih (parut kasar)
2 btr Telur Ayam
2 sdm Tepung Tapioka 
1/2 sdt Garam
2 sdt Lada
1 sdm Gula Pasir
2 sdt Kecap Asin 

Bahan Pencelup :
4 sdm Tepung Panir
2 btr Telur Ayam

Cara Membuat :
Siapkan kukusan dengan air mendidih, bungkus dengan serbet tutupnya. Alasi permukaan loyang dengan kertas roti, oles atasnya dengan mentega dan taburan tepung. Kertas rotinya biarkan agak menjuntai pinggirnya agar mudah saat akan melepas adonan. Campur semua bahan dalam wadah, lalu tuang dan ratakan ke dalam loyang. Kukus selama 30 menit hingga matang. Bila permukaan sudah terlihat padat setelah 30 menit, maka saya anggap sudah cukup mengukusya. Keluarkan loyang dan dinginkan. Setelah benar-benar dingin, keluarkan adonan dari cetakan. Gunakan pisau yang telah dioles dengan minyak untuk memotong sesuai selera. Celupkan satu persatu dalam kocokan telur, lalu gulingkan dalam tepung panir hingga terbalut rata. Simpan dalam freezer atau langsung digoreng.

Tips :
Bila adonan masih belum kokoh saat hendak dipotong, masukkan dulu dalam freezer selama 30 menit, lalu potong-potong dan lanjutkan ke step mencelup.






Jumat, 16 Januari 2015

Roti Tawar Sosis

Pagi-pagi anak-anak sudah pada heboh minta bawa bekal roti ke sekolah. Tapi berhubung roti beli udah pada bosen, bawa pankek juga udah keseringan, mikirlah emaknya ini.....bekal apa lagi yahh yang bikin kenyang.....*puter otak

5 menit kemudian. clinggg!!! dapat ide nih!  heheheheee
Berhubung menyiapkan bekal gini butuh cepet dan yang very simple....okelah kita manfaatkan saja roti tawar yang sudah ada yaaa...biar gak mubazir.

Gampang kok, yuk sama-sama bikin.
Resep lengkap lihat dibawah yaa...

Foto2nya kurang bagus, masih pagi gelap soalnya...process until done:


Roti tawar yang sudah dicelup telur dan digulingkan ke tepung panir
Setelah digoreng

"Bekalnya udah siap anak-anak........."

Senangnyaaaa anak-anak suka. Belum nyampe sekolah bisa-bisa udah abis nih bekalnya hihihii......

Roti Tawar Sosis
by Dapur Afdy

Bahan :
10 lbr Roti tawar kupas (jumlah bisa disesuaikan yaa mau bikin berapa)

Isian :
5 bh Sosis sapi (potong menjadi dua bagian, jadi kita punya 10 ptg. Goreng sebentar)
Saos putih, bahan:
2 sdm mentega
3 sdm tepung terigu
1/2 sdm gula pasir
sejumput garam
1/4 sdt lada
100 ml susu cair (air matang + susu kental manis 2 sdm)
sedikit kaldu bubuk bila suka

Pencelup :
2 bh Telur kocok lepas
6 sdm Tepung panir (saya pakai merk Kobe)


Cara Membuat :
Ambil roti tawar dan tipiskan dengan rolling pin satu persatu agar mudah saat digulung. Olesi permukaan roti dengan saus putih hingga rata (bila suka banyak, bisa ditebelin olesnya). Letakkan potongan sosis diatas roti (sosis jangan lupa dipotong dulu ya, karena kalau kepanjangan ujungnya akan menjuntai keluar dari roti, kecuali kalau kita memang menginginkan dibentuk seperti itu). Gulung roti, rapikan ujungnya dengan mengoles putih telur agar rapat. Celupkan tiap gulungan roti kedalam kocokan telur, usahakan seluruh permukaan tercelup rata agar tepung panir dapat menempel dengan baik. Masukkan kedalam tepung panir, guling-gulingkan sampai semua permukaan terbalut rata. Goreng sebentar saja dengan api kecil hingga warna berubah keemasan. Angkat. Sajikan.

Cara membuat saus putih :
Panaskan mentega hingga mencair, lakukan dengan api kecil. Masukkan tepung terigu, aduk cepat sampai rata dan kalis (tidak menempel pada wadah). Tambahkan susu cair sedikit demi sedikit agar tidak menggumpal. Masukkan gula pasir, garam, lada, kaldu bubuk. Aduk-aduk hingga meletup-letup. Angkat. Hasil akhir menyerupai pasta kental.

Note:
Kalau pas punya selada, bisa ditambahkan didalam bahan isian.










Minggu, 11 Januari 2015

Homemade Pizza

Libur tlah tiba, libur tlah tiba...........horeeeeee *hihihiiiiii lha kok ibunya yang kegirangan ginii yah

Sabtu siang sepulang kantor udah niat banget pengen bikin pizza. Gara2nya si hubby bilang kalau temennya pengen mesen (abis dipamerin soalnya hehehe). Loh padahal saya baru sekali aja nyoba bikin dan belum begitu bagus2 amat menurut saya. Perlu dimantapkan lagi lah, biar yakin nerima pesenan. Berhubung stok tepung protein tinggi lagi habis di rumah, yuk mampir dulu ke toko bahan kue.

Percobaan pertama dulu, udah lumayan enak sih...rotinya empuukk guriih, cuman topping masih perlu dirapihkan lagi. Kalo rasa sih udah nendaaaanngg sampe jebol gawang hihihiii kepedean. Kali ini bikin lagi dengan saus putih lebih dibanyakin, dan tetap masih no cheese. Menurut saya, tanpa keju rasanya udah wenaakkk.

Pizza crust nya pakai resep yang tanpa diuleni, hanya mengandalkan lamanya waktu fermentasi. Proses ini sangat lebih mudah dan praktis, very recomended. Jadi nggak usah sampe pegel nguleni, tinggal diamkan suhu ruang dan lanjutkan masuk kulkas. #Eh saya malah belum pernah nyoba yang pake nguleni.  Makin lama difermentasi, hasil akhir crust makin empuk (waktu fermentasi yang direkomendasikan maksimal 7 jam. Bila sedang keburu, 2 jam juga sudah cukup tapi akan terasa lebih empuk kalau kita diamkan lebih lama). Kalau saya, sabtu malam bikin adonan, minggu pagi baru digunakan.

Pizza yang kelihatannya ribet bikinnya, jadi mudah loh...ini karena toppingnya juga suka-suka kita. No oregano, no basil, atau apalah yang kita jarang nyetok.....no problemo, tetap sedap kok.

Nah ini dia pizza homemade, spesial dari Dapur Afdy


Nyam Nyaaammmm


Nih adek yang ga bisa brenti makan...sekali comot empat slice tebel langsung habis. Adek bilang, abis ibu bikinnya keenakan siihhh *hehehehe pinter nyenengin ibunya. Karena adek rada susah makan sayur, selip-selipin deh sayurnya ke dalam pizza. Nah jadi doyan tuh


Mau lagi dan lagiii....



Karena udah feeling bikin seloyang bakal kurang, kali ini bikin dua resep sekaligus...biar bisa tahan sampe ntar sore *terbukti kaan piring sebelah hampir ludes hihihiii


Double Pizza


Ini sih ekspresi adek lagi kekenyangaaannn wekekekekkee,


Santai naik boat pake dayung ^ ^



Resep asli pizza dan saus putih dari sini yaaaa...beberapa bagian saya modif sedikit.

Homemade PIZZA 
Bahan Crust:
- 150 ml  air hangat 

- 1/2 sdt gula pasir
- 1 sdt    ragi instan (merk fermipan aja kalo bisa ya, biar ngembang bagus)                       - 2 sdm   minyak sayur biasa
- 1/2sdt  garam
-
130 gr tepung terigu protein tinggi (ex. Cakra)
- 50 gr  tepung terigu protein sedang (ex. Segitiga Biru)
 

Saus (oleskan bergantian/menumpuk) :
2 sdm saus tomat botolan

2 sdm mayonaise
 

Topping:
- saos putih homemade(resep tercantum)

- sosis ayam/sapi (saya pas punya sosis ayam)
- bakso sapi (iris tipis-tipis)
- brokoli dan sawi hijau (optional)
- lada bubuk
- 1 btr bawang merah
- 1 btr bawang putih
sedikit mentega untuk menumis

Cara membuat topping versi saya :
tumis bw merah dan bw putih dengan minyak dan sedikit mentega sampai harum (maklum lidah jawa yaa pizza nya pake bawang..hehehe). Masukkan sosis dan bakso sapi, sampai setengah matang. Terakhir masukkan brokoli dan sawi hijau, tumis sebentar, tambahkan lada. Angkat.  

Cara membuat adonan pizza:
- campur 100 ml air hangat dengan ragi instan dan gula. Aduk perlahan. Diamkan kurang lebih 10 menit hingga muncul buih2.
- Siapkan mangkuk, masukkan tepung terigu, bawang putih bubuk, dan garam, aduk rata dengan spatula.
- Masukkan semua bahan adonan pizza lainnya, minyak, 100 ml air campuran ragi, dan sisa air hangat 50 ml. aduk hingga semua bahan tercampur rata dan menjadi adonan yang kasar, lembek dan agak basah. Tutup mangkuk dengan kain, biarkan di suhu ruang selama 1 jam hingga mengembang. 

(saya letakkan wadah adonan diatas kulkas, berharap adonan ngembang bagus karena suhu atas kulkas hangat. Dan berhasil).
- Masukkan adonan ke kulkas dan biarkan 1 - 2  jam lagi dalam posisi tertutup kain. Adonan boleh didiamkan di kulkas maksimal hingga 7 jam. Semakin lama adonan diistirahatkan maka roti akan terasa semakin sedap.
 

Resep saus putih home made
Bahan:
- 2 sdm margarin
- 3 sdm tepung terigu serbaguna
- 250 ml susu cair
- 1/2 sdt garam
- 1/2 sdt lada putih

 - 1/2 sdt gula pasir
- 1/4 sdt pala bubuk
 

Cara membuat saus putih:
- panaskan margarin. Masukkan terigu. Aduk hingga menggumpal.
- masukkan susu cair sdikit demi sdikit.
- masukkan sisa bahan, aduk sampai meletup2. Matikan kompor. Teksturnya kental krn pake terigu ya.


*lanjut dengan menata topping sesuka hati :)

Selasa, 06 Januari 2015

Round Pancake

Sebenernya kue imut ini udah lumayan lama saya bikin.....gapapa deh baru diulas sekarang yah (widihh...diulas).

Minggu pagi memang waktu yang tepat yah buat molor-molor kaya uler londot (minjem istilahnya Kaesang Jkwi ^ ^ ). Tapi begitu denger anak-anak bilang "Ibu..........kok nggak bikin kue siiihh.....kan aku pengen....ayo dooonggg bikiiinnn...". Trus bapaknya yang jawab "Iyaaaaa....ibu abis ini bangun trus bikin kue kok *lah.trik nyuruh secara halus* Adek mau apa? brownies, pie, pankek....??" hehehehhehe bikin anaknya tambah ngiler.

Ya deh, paling ga tega nolak kalo udah pada rikues gini.....
Tapi karena moodnya lagi pengen bikin yang pake dekor gitu, jadi mikir dulu nih enaknya bikin apa. Hhhhmmmmmm yuk dandanin pankek aja, biar genit kayak cherybelle hihihiiiiii

Ini gambarnya setelah keluar dari salon hehehehhe..... Alhamdulillah...semua suka.. 


Round Pancake

Bikinnya dengan menggunakan snack maker, kebetulan yang saya punya adalah cetakan kue lumpur. Tapi bener deh bisa untuk bikin kue apa ajaa yang bulet-bulet nggemesin gitu. Kalo nggak ada snack maker, bisa juga kok pakai ring untuk cetakan telor ceplok. Caranya, letakkan ring diatas wajan datar. Lalu kalau wajan sudah panas mulai tuang adonan sampai separo volume ring. Bila adonan sudah kelihatan mulai matang, ring bisa dilepas dan lanjut cetak adonan yang lain. Saya pakai cara ini waktu belum punya snack maker hehehhehee ajaib. Sama hasilnya, tapi harus satu persatu nyetaknya.

Oyah, topping hanya pakai whipped cream bubuk karena lagi ada di kulkas. Tinggal dicampur dengan air es, lalu mixer sampai mengembang (sesuai petunjuk di kemasan). Setelah itu bebas berkreasi sesuka kita mau didandanin seperti apa. Mudah yaa

Berikut resepnya.....

Round Pancake

Bahan :  
80 gr   Tepung terigu ( All Purpose )
1 sdm  Gula pasir
2 sdm  Susu bubuk  
1 btr    Telur utuh
1/2 sdt Baking soda  
sejumput garam 
 Air matang dikira-kira saja sampai adonan agak encer

Topping :
Whipped Cream (bubuk)
Meses
Permen warna-warni

Cara Membuat :
Tambahkan gula pasir,susu dan garam ke dalam tepung terigu. Aduk sampai tercampur rata. Tambahkan air sedikit demi sedikit, dengan menggunakan hand whisk, aduk adonan sampai tidak ada yang bergerindil. Penambahan air cukup sampai adonan cenderung sedikit encer. Pecahkan telur dan kacaukan dengan menggunakan garpu. Tambahkan kocokan telur kedalam adonan tepung. Masukkan baking soda, aduk rata. Panaskan snack maker, bila sudah panas boleh dikecilkan apinya. Tuangkan adonan kedalam cetakan, hingga memenuhi separuh tinggi cetakan. Gunakan api kecil-sedang. Taburkan sedikit gula pasir. Apabila adonan sudah mulai berwarna kecoklatan, itu pertanda sudah matang dan adonan bisa diangkat menggunakan spatula kecil.
Tunggu sampai agak dingin, lalu hias sesuai selera. Kue ini akan tetap empuk meski sudah dimasukkan ke dalam kulkas.

Selamat mencoba :)


Minggu, 04 Januari 2015

Ayam Kecap

Kadang suka bingung juga ya kalo dihadapkan pada urusan pilih-pilih menu masakan sehari-hari. Saya sukanya pedes-pedes, hubby maunya sedeng-sedeng aja pedesnya, eh anak-anak beda lagi....tuh kaaan dari situ aja harusnya udah tercipta tiga masakan heheheheeee (nyengir kuda). Tapi bukan ibu yang bijak namanya (halahhhh mulai deh) kalo nggak bisa ambil jalan tengah. Iyalah masak-masak sendiri makan-makan sendiri....Alhamdulillah dapat ide juga akhirnya...

Ya wes gapake bingung yaahh berhubung lagi punya daging ayam, yuk ahh kita eksekusi untuk jadi menu andalan hari ini. Bikin ayam kecap aja yaah....setuju anak anaakkkk??? 
# yang ditanyain masih pada bobok.

Kali ini yang saya bikin adalah ayam kecap versi gurih, karena yang selama ini sering juga saya buat rasanya cenderung manis (biar gak bosen ya dan kalo gurih kan maemnya ntar pengen nambah2 gituu). Dan benar lhoo, pas jam makan tiba.........seneeeenggg banget liat anak-anak pada lahap makan, apalagi babenya....wekekekkeke.....aduuhhh laper maass?

Ini dia pas baru mateng, mariiii makan duluuu.....


Ayam Kecap siap disantap ^ ^

Hhhmmmmm nyam-nyam guriiihhh




Berikut resepnya,

Ayam Kecap 
Bahan :
1/2 kg    Ayam (bagian apa saja, potong-potong)
3    sdm Kecap Manis
3    btr   Kemiri
4    btr   Bawang Merah 
2    btr   Bawang Putih
2    cm  Jahe (digeprek)
2    cm  Lengkuas (digeprek)
3    btg  Daun Bawang (saya nggak pake)
1    sdm Mentega
1/2 sdt   Gula Pasir
1/2 sdt  Minyak Wijen
Daun Kubis secukupnya
Garam dan Lada secukupnya
Air matang secukupnya

Cara Membuat :
Bubuhi ayam yang telah dibersihkan dengan kecap manis. Biarkan meresap kira-kira 10 menit. Sambil menunggu, goreng terlebih dahulu bawang merah dan bawang putih hanya sampai layu. Angkat, lalu haluskan bersama-sama dengan kemiri dan garam secukupnya. Sisihkan.

Siapkan minyak panas lalu masukkan mentega, goreng ayam yang telah dibubuhi kecap tadi. Apabila ayam telah berubah warna dan agak kecoklatan, angkat dari api. Letakkan dalam wadah.

Dalam penggorengan, masukkan minyak dan tumis bumbu-bumbu yang telah dihaluskan tadi sampai harum, tambahkan lengkuas dan sedikit jahe, masukkan gula. Tambahkan air matang, masukkan ayam kedalamnya. Beri kecap manis dan minyak wijen. Selanjutnya bisa ditambahkan juga daun bawang utuh atau diiris-iris (saya nggak pakai). Apabila suka yang berkuah banyak, bisa ditambahkan lagi air matang. Masak sampai ayam benar-benar matang. Tes rasa yaa. Masukkan daun kubis, masak hanya sampai agak layu. Angkat dari penggorengan, tata dalam wadah lalu sajikan hangat-hangat.

Selamat Mencoba :)